Langsung ke konten utama

Postingan

Instagramable, Spot Foto Korean di Undip

Pepohonan rindang yang berjajar rapi di tepian jalan membuat jalanan tersebut seperti jalan ala di korea yang instagramable. (Foto: Zahid Arofat) Universitas Diponegoro atau yang lebih akrab disebut Undip merupakan salah satu universitas terkenal di Indonesia bahkan hingga mancanegara. Seperti dilansir pada web https://www.undip.ac.id/language/id/archives/5117 bahwa Undip menduduki peringkat keempat universitas terbaik di Indonesia versi 4ICU University Web Ranking. Selain pencapaian popularitas tersebut Undip juga menyimpan spot-spot foto menarik yang instagramable . Salah satu spot foto menarik yang wajib dikunjungi bagi pencinta selfie atau fotografi jika berkunjung di Undip adalah Korean Street. Korean Street merupakan jalan antara   Fakultas Ilmu Budaya dan Widya Puraya. Tidak hanya mahasiswa Undip saja yang sering berkunjung untuk sekadar berfoto di sana. Ketika hari libur atau pada sore hari tempat tersebut juga ramai. Kebanyakan dari mereka adalah anak SM...

Cinta Indonesia? Cintai Produk Indonesia! Pertamax Produk Indonesia

Pernahkah anda memerhatikan produk-produk yang anda gunakan atau pun yang ada di sekitar kalian? Jika anda perhatikan, kemungkinan besar produk-produk tersebut berasal bukan dari Indonesia. Pakaian, sembako, barang elektronik, bahkan mainan anak-anak sebagian besar bukanlah produk asli Indonesia. Ketika anda ingin merokok pun kemungkinan korek yang anda gunakan berasal dari Cina. Cina sampai dengan saat ini memang mendominasi produk-produk di Indonesia. Dikutip dari Nusantara.news, bahwa produk-produk negeri Tirai Bambu tidak hanya mendominasi Indonesia bahkan juga di negara-negara lain. Penduduk Indonesia yang konsumtif menjadikan pasar Indonesia sangat menggiurkan bagi negara asing termasuk Cina. Sebagai generasi muda khususnya, seharusnya ikut mendukung produk Indonesia dalam gaya hidup sehari-hari. Hal tersebut tentu sama artinya dengan mendukung lapangan pekerjaan dan kesejahteraan rakyat. Maka dari itu, cinta produk dalam negeri sama artinya dengan cinta Tanah Air. Seb...

Berbagi, Penjual Soto Ini Merasa Semakin Kaya

Setiap Jumat Eko (putih) penjual soto ayam di daerah Dr. Cipto Semarang memberikan kebabasan makan soto gratis bagi pemulung dan tukang becak di sekitar daerah ia berjualan. (Foto: Zahid Arofat) Jika kita ingin menikmati soto ayam di malam hari, soto ayam Eko mungkin bisa menjadi sebuah pilihan makan malam. Bertempat di kiri jalan searah tepat setelah perempatan lampu merah Dr. Cipto Semarang. Soto ayam Eko buka mulai pukul 22.00 WIB sampai tengah malam. Sekilas tidak ada yang berbeda dengan soto ayam pada umumnya berisi nasi, tauge, bihun, kol, bawang goreng, suiran daging ayam, dan kuah soto yang gurih. Seporsi soto ayam Eko dapat dinikmati dengan harga enam ribu rupiah saja. Namun, bagi pemulung dan tukang becak di daerah tersebut soto ayam Eko adalah sesuatu yang sangat spesial, khususnya di hari Jumat. Pasalnya di hari itu Pak selalu memberikan soto gratis untuk mereka. Adapun alasan mengapa Eko memberikan soto gratis di hari Jumat karena ia yakin bahwa hari Jumat adalah h...

Mahasiswa Milenial dan Petani

Saya anak seorang petani. Tapi saya tidak pernah memiliki cita-cita untuk menjadi seorang petani. Saya rasa setiap orang tua yang berprofesisebagai petani pun tidak menginginkan anaknya berkiprah dalam dunia percangkulan atau siklus tanam, merawat tanaman, pupuk-memupuk, dan hama-hamaan. Bagi orang desa saya di Pati, bertani adalah melulu soal menanam padi dua kali setahun (mentok tiga kali) dan setelahnya ditanami palawija. Bagi petani pada umumnya ketika hasil panen melimpah maka hati merasa ayem-tentrem . “ Seng penting duwe gabah numpuk ning omah ”. Tidak  peduli dengan itung-itungan biaya yang dikeluarkan dalam siklus tanam hingga panen. Terkadang tidak sebanding. Kalaupun ada untung pun tidak seberapa. Yang dapat meminimalisir pengeluaran memang pada dasarnya mereka sendiri yang telaten ngrumati . Apa-apa dilakukan sendiri dalam perawatan. Seperti ibuku, terkadang beliau nandur sendiri selama dua-sampai tiga hari untuk sawah yang tidak terlalu luas. Baru ketika dirasa t...

Musikalisasi Puisi KJT - Matiku

Musikalisasi Puisi KJT - Kembang Tanah (Matiku 2)