Langsung ke konten utama

Postingan

Cinta di Atas Kertas

Ilustrasi cerpen Cinta di Atas Kertas. Foto: Unsplash Cerpen - Malam telah meninggalkan senja. Tak ada lagi sisa jingga di sudut cakrawala. Hanya guratan senyum yang masih tersisa di sepasang mata seorang gadis yang tengah duduk di teras rumah. Senyum dari pujaan hati yang selama ini selalu dicintainya. Seorang lelaki yang selalu diharapkannya dan diyakininya kelak menjadi imam untuk dirinya dan menjadi ayah dari anak-anaknya. Lelaki itu adalah Adhi. Seorang perantau yang bekerja sebagai kuli bangunan. Tubuhnya proporsional, dengan otot-otot menyembul dari kedua lengannya. Wajahnya tampan dengan kulit sawo matang. Senyumnya yang manis serta mata yang sipit adalah khas darinya. Tika – gadis manis dengan mata yang meneduhkan seperti teduh perasaan hatinya terhadap Adhi – tengah menyaksikan purnama yang baru terbangun dari tidur. Dari purnama itu, ia melihat kekasihnya. Sementara suara samar dari jangkrik yang bernyanyi seakan menjelma bagai bisikan kasih dan cinta. Ya, begit...

Kritik Sastra: Psikologi Tokoh dalam Cerpen Topi Helm A.A. Navis

Buku Robohnya Surau Kami karya A. A. Navis. Foto: Asep Sopyan Sinopsis cerpen "Topi Helm" dalam Robohnya Surau Kami A.A. Navis Topi Helm Tuan O.M (Tuan Gunarso) adalah seorang opseter pada sebuah bengkel kereta. Tubuhnya pendek, namun dia sangat berwibawa karena topi helm yang dikenakannya. Hal itulah yang membuat dia dijuluki sebagai Si Topi Helm . Kewajiban Si Topi Helm itu membuat ia juga ditakuti oleh para pekerjanya. Namun ketakutan itu malah justru dijadikan sebagai candaan atau olok-olok para pekerjanya. Ketika mereka sedang asyik mengobrol sambil bekerja, seringkali ada yang mengatakan “Ssst... Si Topi Helm”. Tentu saja para pekerja itu tunggang langgang dan pura-pura untuk bekerja dengan rajin, seolah-olah mereka tidak pernah mengobrol ketika bekerja.  Hinggaa Tuan O.M harus dipindahtugaskan ke Bandung dan memutuskan untuk memberikan Topi Helmnya kepada Pak Kari, pekerjanya pada bagian rem. Tentu Pak Kari merasa sangat senang mendapatkan Topi Helm i...

Tradisi Mauludan di Dukuh Karangjati, Desa Jatisari, Kecamatan Jakenan, Pati

Pembacaan kitab Al-barjanji atau Burdah dalam tradisi Mauludan di Dukuh Karangjati. Foto: Zahid Arofat Tak sekadar membaca kitab Al-barjanji, Ratib, atau Burdah, tradisi Mauludan di Dukuh Karangjati, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, juga diikuti serangkaian prosesi yang telah turun-temurun hingga kini. PENDAHULUAN Latar Belakang Banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, khususnya masyarakat yang beragama islam dan berfaham Ahlussunnah Wal Jamaah (ASWAJA). Ada yang membaca riwayatnya (Albarjanji, burdah, dan sebagainya), ada yang mengadakan pengajian akbar, ada rebut gulungan seperti di Solo dan masih banyak lagi. Di Pati, tepatnya di Dukuh Karangjati, Desa Jatisari, Kecamatan Jakenan juga tidak pernah ketinggalan untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW karena semua masyarakatnya beragama islam, meski ada satu-dua orang yang bukan berpaham ASWAJA (biasanya bukan penduduk asli). Masyarakat di sana...

Sastra Lisan: Asal-Usul Sumur Kidul & Sumur Singget di Desa Jatisari, Pati

Sumur Singget di Karang Jati, Pati. Foto: Zahid Arofat Asal-Usul Sumur Kidul dan Sumur Singget Sastra Lisan di Dukuh Karangjati - Desa Jatisari - Kecamatan Jakenan, Pati BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Kesusastraan rakyat adalah sastra yang hidup di tengah-tengah rakyat. Dituturkan oleh ibu kepada anaknya yang dalam buaian. Tukang cerita juga menuturkannya kepada penduduk kampung yang tidak bisa membaca (tukang cerita sendiri belum tentu bisa membaca). Cerita yang semacam ini diturunkan secara lisan dari satu generasi kepada generasi yang lebih muda (Faang, 2011 :1). Lahirnya sastra lisan lebih dulu dari sastra tertulis. Tetapi ini tidak berarti bahwa dengan lahirnya sastra tertulis, sastra lisan langsung mati. Sesungguhnya sastra lisan itu hidup bersama-sama dengan sastra tertulis, terutama di kampung-kampung yang terpencil (Faang, 2011 :1). Apakah yang termasuk dalam sastra rakyat? Sebenarnya sastra rakyat yang juga dikenal dengan nama tradisi lisan mencakup suatu...